Training Alat Moisture Analyzer HC 103 di Salah Satu Perusahaan Pengolahan Cokelat di Bandung

 

 

Mutu biji kakao merupakan hal yang sangat penting dalam produksi kakao dan olahannya. Jika biji kakao bermutu rendah, produk olahan yang dihasilkan akan memiliki kualitas yang buruk. Salah satu proses yang sangat penting dalam meningkatkan kualitas biji kakao adalah pengeringan. Kadar air biji kakao setelah dipanen masih tinggi yaitu sekitar 51-60%, sehingga memberikan peluang yang besar terjadinya kebusukan biji akibat adanya pertumbuhan mikroorganisme.


Adanya pengeringan, dapat mengurangi kadar air dalam biji. Kadar air yang diharapkan setelah pengeringan adalah tidak lebih dari 7.5%. Untuk pengujian kadar air dalam biji cokelat dapat menggunakan Moisture Analyzer HC103 dari Mettler Toledo, seperti on frame : tim Almega sedang memberikan Training alat Moisture Analyzer HC 103 di salah satu perusahaan pengolahan cokelat di Bandung dengan sample granule biji cokelat.

Informasi mengenai demo alat dan konsultasi produk Moisture Analyzer HC103, hubungi marketing@almega.co.id.